MPLS SMK IPIEMS Surabaya 2026: Membangun Generasi Berkarakter, Kompeten, dan Siap Berkarya

SMK IPIEMS Surabaya sukses menyelenggarakan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027 pada 13–17 Juli 2026. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh peserta didik baru ini mengusung tema “Kenali Diri, Bangun Kompetensi, Ciptakan Karya” sebagai langkah awal dalam membentuk generasi yang berkarakter, kompeten, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat.

Selama lima hari pelaksanaan, peserta didik diperkenalkan dengan lingkungan sekolah, kurikulum, budaya belajar, tata tertib, layanan sekolah, budaya industri, komunitas dan ekstrakurikuler, serta mengikuti berbagai kegiatan penguatan karakter yang dikemas secara edukatif dan menyenangkan. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan mengacu pada prinsip MPLS Ramah, yaitu menghormati hak peserta didik, bebas dari perpeloncoan dan kekerasan, serta menciptakan pengalaman belajar yang aman, nyaman, dan inklusif.

Salah satu materi yang mendapat perhatian peserta didik adalah edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan NAPZA yang disampaikan oleh Kapolsek Mulyorejo, AKP Subadri. Dalam penyampaiannya, beliau mengajak peserta didik untuk menjauhi penyalahgunaan narkotika dan zat adiktif serta lebih bijak dalam memilih lingkungan pergaulan.

“Masa depan kalian masih sangat panjang. Jangan pernah mencoba NAPZA karena sekali terjerumus, dampaknya tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga keluarga dan masa depan. Pilihlah lingkungan pergaulan yang positif dan beranilah mengatakan tidak terhadap segala bentuk penyalahgunaan narkoba,” ujar AKP Subadri.

Selain membekali peserta didik dengan berbagai materi, MPLS juga menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman terhadap visi SMK IPIEMS Surabaya. Sekolah menegaskan bahwa keberhasilan peserta didik tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari karakter, kompetensi, kreativitas, dan kemampuan menghasilkan karya yang bermanfaat.

Kepala SMK IPIEMS Surabaya, Bapak Akhmad Fauzi, menyampaikan bahwa proses tumbuh dan berkembang peserta didik merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, sehingga sekolah tidak dapat berjalan sendiri dalam mendampingi peserta didik mencapai masa depan yang lebih baik.

“Kami meyakini bahwa peserta didik bertumbuh bukan hanya karena sekolah, tetapi juga karena dukungan keluarga, masyarakat, dan lingkungan di sekitarnya. Tugas kami adalah menghadirkan ruang belajar yang mampu mengembangkan karakter, kompetensi, dan kreativitas sehingga setiap peserta didik memiliki keberanian untuk berkarya dan memberikan manfaat bagi orang lain,” tutur Akhmad Fauzi selaku kepala sekolah.

Beliau juga menegaskan bahwa tema “Kenali Diri, Bangun Kompetensi, Ciptakan Karya” sejalan dengan visi sekolah untuk membentuk peserta didik yang berkembang secara holistik. Melalui penguatan nilai-nilai DESERT (Disiplin, Empati, Siap Berkarya, Eksploratif, Ramah, dan Terampil), peserta didik didorong untuk mengenali potensi diri, terus belajar, serta menghasilkan karya sesuai bidang keahlian yang dipilih.

Sebagai penutup, seluruh peserta didik mengikuti Latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang bertujuan menanamkan nilai disiplin, kepemimpinan, kerja sama, tanggung jawab, dan kekompakan. Kegiatan penutup ini menjadi simbol kesiapan peserta didik baru untuk memasuki dunia pendidikan di SMK IPIEMS Surabaya dengan semangat belajar, karakter yang kuat, dan tekad untuk terus berkembang serta berkarya.

Berita Terkini